Pancasila Dihin@, TNI Depak Militer Australia

BREAKING NEWS - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memutuskan penghentian sementera atau moratorium kerja sama dengan angkatan bersenjata Australia atau Australian Defence Force (ADF). Latar belakang moratorium kerja sama itu karena TNI tak berkenan dengan sikap ADF yang melec3hkan Pancasila.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Wuryanto yang dikonfirmasi soal itu pun membenarkannya. Menurutnya, Australia juga harus menghormati Indonesia.

 

“Salah satunya itu (pelec3han Pancasila, red) penyebabnya. Jadi saling menghargai dan menghormati kan perlu," ujar Wuryanto seperdi diberitakan JawaPos.Com, Rabu (4/1).

Lebih lanjut lulusan Akademi Militer 1987 itu menjelaskan, untuk sementara waktu TNI tidak lagi menggelar kerja sama latihan militer dengan Australia. Wuryanto menegaskan, dalam kerja sama harus ada prinsip saling menghargai dan menguntungkan.

"Intinya gini kerja sama ini mestinya harus saling menguntungkan, saling memberikan manfaat, saling menghormati dan saling menghargai," katanya.
 Baca juga : Ahok Janji Bakal Penjarakan Habib Novel !

Bedasarkan informasi yang dihimpun, penyebab moratorium itu adalah saat tim personel Kopassus TNI AD terlibat latihan bersama dengan pasukan komando Australia, Special Air Service Regiment (SARS) di Perth. Saat itulah ada salah seorang instryktur Kopassus yang melihat di fasilitas itu ada unsus penghina@n terhadap simbol Pancasila. [jpnn]

0 Response to "Pancasila Dihin@, TNI Depak Militer Australia"

Poskan Komentar